@Office

@Office
akuhh

Sunday, August 22, 2010

MENJADI SEORANG SAHABAT (Supl UMAS Jul 2010)

Yohanes 14:18, Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.



PENDAHULUAN

UMAS pasti ada yang sudah mengalami ditinggalkan oleh orang yang dicintai. Ini merupakan masa yang sulit dalam hidup ini, dan UMAS merasa kesepian. Kesepian adalah perasaan yang timbul karena merindukan kehadiran seseorang tetapi tidak ada seorangpun yang hadir saat itu.

Betapa sedih hati kita ketika kita harus berpisah dengan orang yang kita cintai. Jangan biarkan hal itu berlarut-larut, ingat bahwa kita punya sahabat yang baik setiap saat, berserulah kepada Yesus maka Dia pasti mendengar seruanmu.



ISI: Cara yang terbaik untuk mendapat sahabat



Jangan mengasihani diri berlebihan.

Kita boleh bersedih hati, tetapi ingat jangan terus-menerus larut di dalam kesedihan. Tinggalkan keinginan mengasihani diri sendiri, ini akan membuat UMAS semakin terpuruk. Ambil kesibukan bersekutu dengan sesama UMAS, datang di dalam ibadah UMAS. Dengan demikian beban UMAS akan terasa ringan sehingga hati UMAS bergembira. Amsal 17:22, Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.



Terus mendekat kepada Allah (Yakobus 4:8)

Ketika UMAS mendekat kepada Tuhan maka Tuhan akan mendekat kepada UMAS. Tidak ada satu kuasapun yang dapat menghambat hubungan UMAS dengan Tuhan. Yesus berjanji kita adalah sahabat-sahabatNya, seorang sahabat pasti menaruh kasih setiap waktu.



Belajar bersahabat dengan orang lain.

UMAS pasti tahu cara yang ampuh untuk bersahabat dengan sesama, mulai berkenalan dan saling menyapa dengan baik. Biasanya UMAS saling menceritakan keadaan masing-masing mulai dari keadaan keluarganya sampai dengan hobby / kesukaannya. UMAS selalu tertawa dan saling bercerita sehingga terjadi kehangatan dan menyenangkan orang lain. Persahabatan ini akan berdampak kalau kita memberi dengan kasih dari Tuhan Yesus, dan akan membawa UMAS yang lain datang menjadi pengikut Tuhan Yesus. Cara persahabatan ini akan menjadi berkat yang luar biasa.



PENUTUP :

UMAS :

- Teruslah bersahabat dengan sahabat kita, sebab seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran (Amsal 17:17).

- Sahabat sejati UMAS adalah Tuhan Yesus Kristus.

No comments:

Post a Comment